Pada dasarnya trading Forex itu mirip dengan menukarkan mata uang saat Anda bepergian ke luar negeri. Anda membeli suatu mata uang dan menjual mata uang lainnya dengan kurs terbaik yang bisa Anda temukan.

Pasar forex merupakan pasar global populer dengan nilai perdagangan global di atas $6 triliun per harinya. Namun dari sekian banyak trader forex, hanya segelintir yang berhasil. Mereka yang telah berhasil mungkin juga membagikan rahasia kesuksesan mereka. Tapi bagaimana Anda mengetahui mana yang harus dipercaya?

Terlepas dari pengalaman, membedakan fakta dan mitos sebenarnya cukup sulit. Saat Anda berurusan dengan uang dalam jumlah besar, sangat penting untuk memiliki informasi yang benar.

Baca sampai akhir untuk mengetahui lima mitos umum trading Forex yang telah kami bongkar untuk Anda.

Mitos ke-1: Trading Forex itu Mudah

Banyak trader baru yang percaya bahwa melakukan trading Forex itu mudah, tapi itu tidak benar. Anda mungkin mengira bahwa uang akan langsung masuk setelah Anda membuka akun trading live dan mendepositkan uang Anda.

Namun, selalu ada risiko yang menyertainya. Bahkan dengan prediksi nilai tukar yang akurat, pasangan mata uang yang mudah berubah dapat membuat proses trading menjadi sulit. Ada faktor lain yang dapat mendorong suatu mata uang naik atau turun, seperti munculnya berita besar, pengumuman bank sentral, atau peristiwa geopolitik.

Sebagian besar trader sukses menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mendalami faktor-faktor tersebut. Dalam prosesnya, mereka juga belajar dari para trader sukses lainnya. Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengembangkan strategi yang ampuh.

Jika Anda masih baru dalam trading Forex, mulailah mengalokasikan waktu dan tenaga Anda untuk berlatih dan mengembangkan strategi. Kemudian uji strategi tersebut dalam akun demo sebelum menerapkannya. Dengan demikian Anda dapat mempelajari bagaimana strategi Anda bekerja dalam lingkungan bebas risiko. Kebanyakan broker seperti Forex4you menawarkan akun trading demo gratis sebagai tempat berlatih bagi pemula.

Mitos ke-2: Anda Harus Memiliki Banyak Uang untuk Trading Forex

Mitos ini berasal dari masa di mana trading Forex online belum tersedia. Dulu pasar Forex Antar Bank tidak bisa diakses oleh trader retail. Anda harus memiliki kekayaan bersih yang besar serta dana trading minimal US$1.000.000. Anda juga membutuhkan limit kredit yang diberikan oleh lembaga keuangan.

Kini trading Forex bisa diakses oleh siapa saja. Anda hanya membutuhkan komputer berteknologi tinggi, koneksi internet serta uang yang bisa Anda pertaruhkan.

Mitos ke-3: Trading Forex Merupakan Perjudian

Mitos Forex lainnya yang banyak beredar di masyarakat adalah kesalahpahaman bahwa trading Forex itu sama dengan perjudian di kasino. Tidak dapat dipungkiri bahwa trading Forex itu tidak dapat diprediksi dan menempatkan modal Anda dalam suatu risiko. Namun trading Forex memiliki aspek strategis yang membedakannya dari perjudian.

Terdapat cara untuk meningkatkan peluang kesuksesan Anda. Mulailah dengan menetapkan metode analisis pasar menggunakan analisis teknikal dan fundamental. Anda juga dapat menerapkan sebuah teknik pengaturan keuangan yang bisa diandalkan. Tentukan posisi Anda berdasarkan besarnya uang di akun Anda. Hal ini memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan serta mengurangi kerugian dengan cut loss.

Anda bisa mempertaruhkan semuanya dan memasang taruhan secara membabi buta seperti yang dilakukan trader pemula. Namun jika Anda ingin menjadi trader Forex yang sukses, mulailah mengambil risiko strategis berdasarkan penelitian dan data.

Mitos ke-4: Anda Membutuhkan Gelar Sarjana Keuangan untuk Trading Forex

Banyak praktisi sukses yang tidak membutuhkan gelar sarjana yang berhubungan dengan keuangan atau ekonomi.

Sejak perdagangan Forex dilakukan di luar bursa (Over the Counter), tidak ada lagi pertukaran fisik. Kita dapat langsung masuk ke situs Forex seperti Forex4you, membuka akun trading dan langsung memulai trading.

Bekali diri Anda dengan pengetahuan pasar serta strategi trading sukses yang sesuai untuk Anda. Maka Anda akan bisa mengungguli mereka yang memiliki gelar doktor di bidang ekonomi.

Mitos ke-5: Pasar Forex Bergerak Secara Acak

Para ahli statistik menyebut pergerakan volatilitas pasar Forex sebagai Random Walk (seperti berjalan terhuyung-huyung dalam keadaan mabuk). Sebenarnya nilai tukar pasangan mata uang sering menunjukkan perilaku tren yang tetap dan sama sekali tidak bergerak secara acak.

Valuasi pasangan mata uang di pasar Forex mencerminkan kekuatan ekonomi relatif dari mata uang kedua negara. Jika suatu negara menerapkan perubahan kebijakan, maka perkembangan ekonomi dapat berubah dan meningkatkan valuasi dari mata uang yang diuntungkan.

Tren pasangan mata uang akan tetap ada. Hal ini dikarenakan para pelaku pasar percaya bahwa pergerakan valuasi suatu mata uang terhadap mata uang lainnya mencerminkan kondisi fundamental kedua negara.

Kunci utama trading adalah mengetahui bahwa tren pasar bersifat sistematis. Trader Forex sukses menggunakan tren sistematis ini dalam analisis teknikal mereka. Jadi, mulailah dengan melakukan trading yang sesuai dengan tren pasar yang ada untuk membantu Anda.

Ingat, kita tidak bisa menjamin imbal hasil karena volatilitas pasar Forex. Pastikan Anda memahami risikonya dan lakukan trading dengan cerdas untuk mendapatkan keuntungan besar.

Trading Forex memiliki risiko yang sangat besar terhadap modal yang Anda investasikan. Pastikan Anda telah membaca dan memahami Peringatan Risiko kami.

Artikel terkait