• Menjadi partner
  • 0078033212324
  • Grafik candlestick menunjukkan fluktuasi harga dari suatu pasangan mata uang. Grafik ini bisa merepresentasikan periode waktu kapan saja, mulai dari periode waktu satu menit – hingga satu bulan. Setiap candlestick menampilkan empat buah informasi penting: harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan. Grafik ini mudah untuk digunakan dan menyediakan informasi yang lebih banyak daripada grafik garis maupun grafik batang.

    Penafsiran grafik candlestick adalah berdasarkan pola.

    Formasi Bullish Candlestick

    Hammer:

    Hammer merupakan sinyal bullish yang sangat kuat yang terjadi setelah downtrend (penurunan harga terus menerus dalam suatu periode waktu tertentu) yang signifikan. Formasi candle ini memiliki body yang kecil dengan sumbu yang panjang. Body tersebut bisa kosong ataupun terisi.

    Piercing Line:

    Candle yang pertama berupa bear candle yang panjang kemudian diikuti oleh bull candle yang panjang. Formasi ini berarti bahwa para buyer berdatangan ke pasar.

    Bullish Engulfing Lines:

    Formasi ini merupakan pola bullish yang kuat jika terjadi setelah downtrend yang signifikan. Bear Candle pertama ditelan/diliputi (engulfed) oleh bullish candle yang besar. Ini bisa menjadi pola pembalik (reversal).

    Formasi Bearish Candlestick

    1

    Hanging Man:

    Hanging man diidentifikasi dengan body candle yang kecil dan sebuah sumbu panjang dibawahnya. Formasi ini bisa menjadi sinyal bearish jika terjadi setelah uptrend (tren harga naik) yang signifikan.

    Dark Cloud Cover:

    Merupakan suatu pola bearish yang terlihat sangat signifikan jika body dari candle yang kedua berada dibawah bagian tengah body dari candle sebelumnya.

    Bearish Engulfing Lines:

    Formasi ini dijelaskan dengan bullish candle yang kecil yang ditelan/diliputi (engulfed) oleh bearish candle yang besar jika terjadi setelah uptrend yang signifikan.

    Doji:

    Merupakan suatu pola reversal yang klasik. Formasi ini memiliki harga pembuka dan penutup yang sama, yang membuatnya terlihat seperti sebuah tanda silang atau huruf T. Doji yang berbentuk huruf T dikenal juga dengan nama Dragonfly Doji (Doji Capung), sedangkan Doji yang berebentuk huruf T terbalik disebut dengan Tombstone Doji (Doji Nisan). Formasi ini mungkin juga melambangkan kebimbangan, karena jarak antara harga tertinggi dan harga terendah relatif kecil.

    Artikel terkait